fathulkk

Fathul Karimul Khair, periset/researcher

Setelah menamatkan SMA di Baubau, Sulawesi Tenggara, ia merantau ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk belajar di Departemen Ilmu Sejarah Universitas Hasanuddin dari 2014-2019. Selama mahasiswa tulisannya tentang degdarasi pelayaran rakyat di Makassar masuk 10 besar Lomba Karya Tulis Sejarah Pekan Budaya Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud. Pada tahun yang sama ia juga bergabung dengan Ekspedisi Jalur Rempah di Maluku. Bersama beberapa kawannya dalam kegiatan tersebut, ia menuliskan makalah tentang resolusi konflik sara di Ambon berbasis kearifan lokal ‘Pela Gandong’. Makalah tersebut kemudian dipresentasikan dalam forum ASEAN Academic Society International Conference di Mae Fah Luang University, Chiang Rai, Thailand pada tahun 2018. Tahun 2020, ia melanjutkan studi magister di Program Studi Sejarah Universitas Indonesia. Tahun 2022 ia menyelesaikan mini-tesis tentang sejarah kampung halamannya di Wakatobi. Setahun kemudian tesis tersebut diterbitkan oleh Pustaka Indis, Surabaya, sebagai sebuah buku berjudul ‘Kepulauan Tukang Besi dalam Jaringan Maritim Indonesia 1960-1990’.